AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA
Daftar Isi
Kami di pergerakan Majelis Rasulullah saw memperjuangkan generasi pecinta Nabi saw, mencintai sunnah, beridolakan Rasul Saw.
Tampaknya
kami hanyalah kelompok Maulid yang main rebana berpindah pindah dari
wilayah satu ke wilayah lainnya, semua orang tak perduli dengan gerakan
ini, namun KAMI MENGKADER JIWA - JIWA MUHAMMAD SAW DI MAJELIS - MAJELIS
JIWA
YANG MENAFIKAN SEMUA IDOLA SELAIN NABI SAW, anak anak muda yg mulai
mencintai siwak, mencintai sunnah, mengenal tahajjud, mengenal bakti pd
orang tua, mengenal mengajak teman ke majelis, menasehati, mengajak
orang bertobat.
Majelis
Rasulullah saw hanya beberapa orang saja yang mengikutinya, itu ditahun
1998, dan kini Majelis Rasulullah saw sudah menjadi majelis pemuda
terbesar di Jakarta, kita mempunyai 70 cabang majelis di seputar
jabotabek, sekitar 100 ribu lebih mereka yang telah mengikuti majelis
ini, mereka terus ditarbiyah dan ditempa untuk mencintai Nabi saw,
mereka pemuda, mereka anak anak belia.
BANYAK ORANG TUA YANG TERHARU, melihat anaknya yg masih SMP membangun ayah ibunya tahajjud, mengingatkan shalat berjamaah.
Kita
terus memperluas ke pelosok kota kota di pulau Jawa, Bali, Mataram,
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Manokwari, juga di Singapura,
Malaysia, dan akan terus dan terus...
Bahkan
WEBSITE KITA TERUS MENEMBUS SELURUH DUNIA, di Australia, Thailand,
Jerman, Inggris, dan terus meluas, tidak ada apa apa, yg dikenalkan
hanyalah Sosok Nabi Muhammad Saw agar kembali dijadikan idola,
masyarakat dikenalkan kelembutan Allah, dikenalkan kasih sayang dan
akhlak,
Berkata sebagian dari kita, Ah... mereka hanya kelompok jumud yang memalukan..
Dan
berkatalah musuh-musuh Islam.. ah.. Cuma kelompok Sufi yang gendangan
dan asyik dengan menabuh rebana, biar saja, mereka tak berbahaya.
Hari
terus berlanjut.., jumlah mereka semakin banyak, dari malam ke malam
terus cahaya bimbingan Rasul saw dan kecintaan pada Rasul saw
ditumbuhkan di sanubari mereka.. TUNGGULAH 10 - 20 TAHUN MENDATANG...
AKAN TERLIHAT JUTAAN PEMUDA BERIDOLAKAN MUHAMMAD SAW dan bersemangat dengan semangat Sayyidina Muhammad saw..
Mereka
akan masuk di pasar-pasar, karyawan, pemerintahan, perdagangan,
pertanian, jasa, pengacara hukum, politikus, akuntan, tentara,
konglomerat, buruh, dan segala bidang dalam aktifitas masyarakat..
Kesemuanya pendukung Sayyidina Muhammad saw..
Inilah
yang diperjuangkan oleh Majelis Rasulullah Saw.. dan GERAKAN SEPERTI
INI merupakan GERAKAN PALING IDEAL UNTUK MENGISLAMKAN DUNIA. Bukan hanya
satu negara atau wilayah,
Inilah perjuangan nabi Muhammad saw dan perjuangan hakiki dari seluruh penyeru kebenaran,
GERAKAN SEPERTI INILAH YANG SANGAT DI REMEHKAN, namun INILAH GERAKAN YANG PALING BERBAHAYA BAGI MUSUH - MUSUH ISLAM.
Yuanindra bertanya :
Kalau kita mau jadi anggota dari Majelis Rasulullah itu caranya gimana ya.. ?
JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA
2012/02/01 11:21
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan.
Beribu
maaf saya cukup lama tidak online, baru hari ini saya sempat online,
beribu maaf saudaraku, dan UNTUK MENJADI ANGGOTA MAJELIS KITA, TIDAK ADA
CARANYA, karena MAJELIS KITA UMUM TERBUKA BAGI SIAPAPUN TANPA MENGENAL
ANGGOTA, LEPAS BEGITU SAJA, cuma mereka yang mengikuti apa apa yang
hamba ajarkan, melalui kehadiran ceramah saya, atau mendengarkan dari
streaming website ini, atau mempelajari ceramah - ceramah saya yang
tertulis dihalaman depan, maka MEREKA MERASA INGIN MENGINDUK KEPADA
MAJELIS RASULULLAH,
Maka
MEREKA MEMBELI APA SAJA ASESORIS MAJELIS KITA, MAKA IA SUDAH BISA DI
ANGGAP ANGGOTA MAJELIS RASULULLAH, karena MENGIKUTI TUNTUNAN HAMBA dalam
mengambil sikap, misalnya dalam perbedaan pendapat antara cara dakwah
dengan ketegasan atau dengan kelembutan, KITA MEMILIH CARA KELEMBUTAN
dan memberi nasihat dan bersabar dan tetap MENAHAN DIRI DARI ANARKISME
dan KEKERASAN, mereka mengikuti pendapat ini yang dikemukakan di Majelis
Rasulullah Saw sebagai asas kita, maka MEREKA DI ANGGAP JAMAAH MAJELIS
RASULULLAH SAW.
Kita
meluas sampai kepada mereka yang non muslim namun simpatisan Islam dan
ingin masuk Islam namun masih ingin lebih banyak tahu, saya membolehkan
mereka hadir di majelis kita.
KITA
TIDAK ADA KARTU ANGGOTA, PERSYARATAN APA - APA, APALAGI BAI'AT DAN LAIN
SEBAGAINYA, HAL ITU TIDAK DI KENAL DI MAJELIS KITA, JADI BEBAS - BEBAS
SAJA SAUDARAKU, ada yang hadir di Majelis kita, dan hadir di majelis -
majelis lain, terserah padanya mau mengaku pengikut Majelis Rasulullah
saw atau pengikut Majelis lain, hal itu terbuka. namun jika mereka
berbuat hal hal yang lepas dan bertentangan dari asas kita, maka orang
orang sudah banyak tahu bahwa orang itu tidak sejalan dengan yang
diajarkan di majelis kita.
Hariz bertanya :
Assalamu'alaikum ya habibi wa syaikhi.
Gini
bib ana sempat kaget ketika baca & lihat koran bahwa Habib ikut
PKNU (maafya bib klo ana kurang ajar ), ana butuh klarifikasi karena
ketika ana izin utk menjadi murid antum, antum menerima dengan syarat
mengingatkan klo menyimpang dari syariat islam, antum masih ingat?
Memang
politik tidak melanggar syari'at tetapi antum panutan ummat, jadi umat
akan bingung ( ini pendapat pribadi ) skali lagi maaf yang sebesar -
besarnya habibi klo ana kurang ajar.
wassalam warohmah wa barokah
JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA
2008/04/14 05:09
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Cahaya anugerah Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dan keluarga,
Saudaraku yg kumuliakan.
Saya,
dan MAJELIS RASULULLAH SAW TIDAK BERPOLITIK, BUKAN BERARTI ANTI PARTAI
POLITIK, semua manusia sama dihadapan kita yaitu MESTI DI RANGKUL, DI
BERI PENJELASAN, DI DATANGI UNDANGANNYA, DI MULIAKAN, DEMIKIAN MUAMALAH
SANG NABI SAW.
Semua
parpol punya hubungan baik dengan saya, cuma mereka mungkin
memanfaatkan momen itu dengan mengatakan saya adalah bagian dari partai
mereka, tapi itu usaha yg sia sia, karena saya juga hadir undangan PKB,
saya juga hadir undangan Golkar, ini tanggal 24 april yg akan datang
kita akan mengadakan Tablig Akbar bersama Golkar dan Yusuf kalla. Tidak
ada niat apa - apa saudaraku, cuma menyampaikan dakwah pada semua
kalangan.
Foto
saya dipajang dengan Baliho besar bersama Gusdur saat maulid tahun
lalu, foto saya dipajang dengan Baliho besar dengan tokoh - tokoh PKNU,
bahkan dengan tokoh-tokoh PKS, dan nanti ini dengan tokoh - tokoh
Golkar.
KITA
TAK TERJUN DI POLITIK, TAPI KITAPUN HARUS MENYAMPAIKAN DAKWAH PADA
MEREKA, TANPA MEMUTUS HUBUNGAN DENGAN SATUPUN DI ANTARA MEREKA, DISINILA
KEKUATAN KITA, bahwa seluruh partai akan mempunyai hubungan baik dengan
Majelis Rasulullah saw. itu saja saudaraku.
Awi bertanya :
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh
1.
Sepengetahuan saya, turut mengikuti aksi demonstrasi di jalan-jalan itu
tidak dibolehkan karena melanggar beberapa perintah yang ada dalam Al
Qur'an dan Sunnah; Tapi bagaimana hukumnya menandatangani petisi -
petisi ?
Contohnya, petisi untuk membela Palestina atas keburukan aksi Israel?
2.
Bagaimana hukumnya menandatangani atau memberi sumbangan untuk membantu
organisasi yang menolong rehabilitasi orang kecanduan narkoba, walaupun
bukan organisasi Muslim ?
JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA
2012/01/19 21:28
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Saudaraku yg kumuliakan,
1. Usaha untuk membenahi islam ada 3 metode : kelembutan, strategi, dan perang.
Kita
hendaknya melihat sikon, masanya jihad kita jihad, masanya berstrategi
maka berstrategi, masanya dg kelembutan maka dg kelembutan.
Abad
- abad ini MEMBENAHI ISLAM YANG PALING SUKSES adalah DENGAN KELEMBUTAN,
BUKAN JIHAD, BUKAN MEMBERONTAK PEMERINTAH YANG DI PIMPIN ORANG ISLAM,
BUKAN BERSTRATEGI ( POLITIK ), karena Islam sudah rusak dari yang kecil
sampai yang tertua ( sebagian besar ), dan Islam sudah rusak mulai
rakyat hingga pimpinan tertinggi.
Sebenarnya
bukan rusak, tapi ketidak fahaman, dan kuatnya tradisi barat, strategi
barat, senjata, dan kebudayaaan mereka meluluh lantahkan dan memecah
belah islam.
Demo
bisa saja dipakai jika diperlukan, daudara kita yg memilih cara demo
bukan musuh kita karena kita sama dalam cita cita tujuan akhir yaitu
pembenahan.
Kelompok
garis keras dengan Majelis Rasulullah adalah sama sama gerakan
pembenahan, namun kita Majelis Rasulullah mengambil cara kelembutan,
belasan hadits Shahih Bukhari dan shahih muslim yang melarang kita
melawan pemerintah yang dholim selama pimpinannya muslim.
Namun
saya bersangka baik mungkin gerakan garis keras punya hujjah pula, atau
perlu penjelasan. Maka silahkan masing masing berjuang dan siap
meneriman resiko masing masing.
GERAKAN
KEKERASAN MEMBUAT ULAMA DI TANGKAPI dan DIPENJARA, lalu SEMAKIN
SEDIKITLAH PEMIMPIN dan TOKOH ISLAM, dan MURID - MURID MEREKA TERUS DI
BURU PENGUASA, maka MUSUH ISLAM BERTEPUK TANGAN GEMBIRA KARENA MUSLIM
HANCUR SENDIRI tanpa perlu mereka turun tangan, ISLAM SUDAH SALING
HANTAM ANTARA RAKYAT dan PEMERINTAHNYA.
Maka
metode kita adalah regenerasi Islam, pemuda dan anak anak kita dididik
dengan dzikir, ramah, kasih sayang, lemah lembut, maka mereka nanti akan
menjadi pemimpin yang demikian pula.
Apakah
ini akan berhasil, itu kembali pada kehendak Allah, KITA TAK DI
PERINTAHKAN MERUBAH DUNIA, KITA DI PERINTAHKAN BERDAKWAH, seraya
berfirman : "Kalau Tuhan Mu kehendaki, maka pasti akan beriman semua yg
dibumi secara keseluruhannya, Apakah kau membenci manusia sampai mereka
beriman?, tiadalah manusia akan beriman kecuali dg izin Allah, dan
menjadikan kehinaan bagi mereka yg tak beriman ( QS Yunus 99-100 )
2.
Keperdulian terhadap ummat merupakan bentuk iman, namun saudaraku,
JANGAN TERTIPU DENGAN MEDIA MASSA, mereka selalu SERING MENGECOH
MUSLIMIN untuk mengalihkan perhatian, harta, pembenahan ummat yg sedang
dilakukan di wilayah mereka, teralihkan ke wilayah yang jauh sehingga
mereka lupa wilayahnya sendiri,
Palestina
adalah suatu negeri yang sebagiannya muslimin dan selalu menjadi teror
Yahudi secara frontal, NAMUN JANGAN LUPA NEGERI KITA SENDIRI sedang DI
TEROR HABIS - HABISAN JAUH LEBIH DAHSYAT DARI PALESTINA, NAMUN TIDAK
TERLIHAT.
Kita
lihat saudara - saudara kita di PAPUA IRIAN BARAT, mereka TAK DIBERI
IZIN UNTUK MEMBANGUN MUSHOLLA sekalipun, bahkan diantara KEPALA SUKUNYA
DI CAMBUK DENGAN IKAN PARI YANG TERKENAL BERDURI DAN BERACUN, agar mau
mencabut pernyataannya sebagaimana ia telah mengizinkan muslimin
membangun musholla di wilayahnya,
Demikian
pula di wilayah KOKODA DI PAPUA, ( 2 hari perjalanan dari sorong dengan
menggunakan perahu ) NON MUSLIM DIBAGI UANG 1 JUTA RUPIAH PER KEPALA DI
SAAT NATAL, PADAHAL WILAYAH MUSLIM SANGAT MISKIN sehingga mereka tak
pernah kenal alas kaki.
KH
Ahmad Baihaqi saat membawa santri beberapa orang dari wilayah itu,
mereka baru dibelikan sandal di kota Sorong, sebelum naik kapal laut,
sebelumnya MEREKA TAK PERNAH PUNYA SANDAL APALAGI SEPATU, demikian
susahnya keadaan saudara kita muslimin disana.
Ketika
saya ke wilayah BINTUNI IRIIAN BARAT, sekitar 300km dari Manokwari
dengan perjalanan belasan jam melewati belantara Irian yang SANGAT BURUK
KEADAAN JALANNYA, ketika saya sampai di Bintuni dengan sambutan yang
hangat, salah seorang tokoh masyarakat berkata lirih diatas podium :
KAMI
DI SINI SANGAT SULIT MENGENAL ISLAM, TIDAK ADA USTAZ DAN GURU dari
PULAU JAWA YANG MAU DATANG KE WILAYAH KAMI MENGAJARI ISLAM, KARENA KAMI
DALAM KEADAAN MISKIN, bahkan diantara kami DALAM SATU PERKAMPUNGAN TAK
ADA YANG SHALAT, karena tak ada yang mengajari kami shalat, kami hanya
tahu sedikit ajaran islam dari televisi, sedangkan sangat sedikit rumah
punya televisi.
Dan
kami dengar dari saudara saudara kami yang punya televisi, bahwa DI
JAKARTA ORANG - ORANG MUSLIM MENYUMBANGKAN HARTA SEBANYAK - BANYAKNYA KE
PALESTINA, mereka LUPA PADA SAUDARA - SAUDARA MEREKA DI SINI YANG
MISKIN DAN SUSAH, untuk MEMBANGUN MUSHOLLA PUN SULIT APALAGI MASJID,
sedangkan NON MUSLIM TERUS MEMBAGI - BAGIKAN UANG dan BAHKAN RUMAH,
untuk mereka YANG MAU KELUAR DARI ISLAM.
Kami
tidak mau menerima perpisahan dengan RI, karena KAMI TAHU GERAKAN
PEMISAHAN ITU DARI NON MUSLIM, KAMI MEMBELA RI KARENA KAMI TAHU RI
DIPIMPIN ORANG ISLAM, namun apa yang kami terima dari saudara kami
muslimin..?"
Inilah salah satu dari keluhan mereka.
Masyarakat
MUSLIMIN SERING TERKECOH DENGAN MEDIA, Media berbicara soal aliran
sesat maka semua mereka konsentrasi pada aliran sesat, padahal tempat
peribadatan non muslim setiap hari terus dibangun, puluhan bertambah
setiap tahunnya di Jakarta, RIBUAN PEMUDA TERJEBAK NARKOBA dan masa
depan yang suram, RIBUAN WANITA TERUS TERJEBAK PERZINAHAN dan ABORSI
hingga SEMAKIN BANYAKNYA ANAK HARAM DI BUMI INI, gerakan PEMURTADAN DI
IBUKOTA SANGAT DAHSYAT, SAMPAI KE PELOSOK - PELOSOK NEGERI INI yang
terjauh, MEREKA LUPA DENGAN ITU SEMUA, MEREKA TERUS MENGIKUTI APA SAJA
YANG DI SUGUHKAN DI MEDIA MASSA.
Saudaraku,
saudara saudara kita di PALESTINA DALAM MUSIBAH, MESTILAH KITA DOAKAN
MEREKA dan TAK SELAYAKNYA KITA DIAM, namun KEADAAN NEGERI KITA LEBIH
PARAH dan TERANCAM KEHANCURAN, kehancuran akhlak, kehancuran ekonomi,
kehancuran akidah, kehancuran generasi mendatang, DAN LAYAKNYA KITA
JANGAN TERJEBAK DENGAN TERPECAHNYA KONSENTRASI.
Lihatlah
ratusan Caleg yang setiap dari mereka mengeluarkan uang sangat banyak
demi Pilkada, lihatlah puluhan Parpol menghamburkan trilyunan rupiah,
tujuan mereka satu, "ingin berkuasa", itu saja tujuannya,
Duhai...,
bukankah mereka calon pemimpin negeri ini..?, bagaimana sang para calon
memimpin ini akan membawa kedamaian, kalau cara mereka memperebutkan
kursi kekuasaan sudah menghamburkan trilyunan rupiah tanpa perduli pada
muslimin yang lapar dan murtad sebab sebungkus indomi...
Saudaraku
kita berdoa untuk Palestina semoga diberikan pertolongan oleh Allah
Swt, demikian juga khususnya bangsa kita, dan kita terus berusaha
membenahi saudara - saudara kita yang terdekat terlebih dahulu, dengan
harta, pemikiran dan nyawa...
salam perjuangan saudaraku..
Mengenai
mereka yang perlu rehabilitasi narkoba, tak perlu uang yang bertumpuk
yang siap dirampas dan ditelan koruptor, Majelis Rasulullah mempunyai
ribuan pemuda pemudi ex pecandu narkoba, mereka tenang dengan dzikir
daripada narkotika, karena mereka mencari ketenangan dan ketenangan itu
kemudian mereka dapatkan di narkotika, ketika mereka menemukannya di
majelis dzikir, mereka lupa dengan narkotikanya, mereka tinggalkan,
mereka bakti pada ayah bundanya, mereka sopan pada orang lain dan
mengenal sang nabi, inilah Majelis Rasulullah saw.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Posting Komentar